Sabtu, 14 Oktober 2017

Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum

Kurikulum 2013 berbasis kompetensi dapat diartikan atau dimaknai sebagai suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performasi tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta didik, berupa penguasaan terhadap seperangkat kompetensi tertentu. Kurikulum ini diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, nilai, sikap dan minat peserta didik, agar dapat melakukan Sesutu dalam bentuk kemahiran, ketepatan dan keberhasilan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Nana S Sukmadinata (2006: 198) dilihat dari segi pengeluarannya, pengembangan kurikulum dapat dibedakan antara yang bersifat sentralisasi dan desintralisasi. Dalam pengembangan kurikulu, yang sentralisasi bersifat uniform untuk seluruh Negara, daerah atau jenjang jenis sekolah. Sedangkan menurut Menurut Kunandar (2007: 139-141) pengembangan kurikulum dijenjang sekolah dasar sampai sekolah menengah yang dikemangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan standar isi, serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat BSNP, harus didasarkan perinsip-perinsip sebagai berikut:
a) Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
b)     Beragam dan terpadu
c)     Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
d)     Rayuan dengan kebutuhan kehidupan
e)     Menyeluruh dan berkesinambungan
f)      Belajar sepanjang hayat
g)     Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Landasan pengembangan kurikulum 2013 didasari secara filosofis, yuridis, dan konseptual sebagai berikut :
1.      Landasan Filosofis.
a.       Filosofis Pancasila yang memberikan berbagai prinsip dasar dalam pembangunan pendidikan.
b.    Filosofi pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai luhur, nilai akademik, kebutuhan peserta didik, dan masyarakat.
2.      Landasan Yuridis.
a.  RPJMM 2010-2014 sektor pendidikan, tentang perubahan metodologi pembelajaran dan penataan kurikulum.
b.     PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
c. INPRES Nomor 1  tahun 2010, tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas PembangunanNasional, penyempurnaan kurikulum dan metode pembelajaran aktif berdasarkan nilai-nilai budaya bangsa untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa.
3.      Landasan Konseptual.
a.       Relevansi pendidikan (link and match).
b.      Kurikulum berbasis kompetensi dan karakter.
c.       Pembelajaran Kontekstual (contextual teaching and learning)
d.      Pembelajaran Aktif (student active learning)

Kurikulim 2013 pun memiliki kelebihan dan kelemahan dalam pelaksaaannya antara lain sebagai berikut:
a)   Kelebihan Kurikulum 2013 : Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan yang bersifat alamiah (kontekstual) karena berfokus dan bermuara pada hakekat peserta didik untuk mengembangkan berbagai kompetensi sesuai dengan kompetensinya masing-masing, kurikulum 2013 yang berbasis karakter  dan kompetensi boleh jadi mendasari pengembangan kemampuan-kemampuan lain. Penguasaan pengetahuan dan keahlian tertentu dalam suatu pekerjaan, kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, serta pengembangan aspek-aspek kepribadian dapat dilakukan secara optimal berdasarkan standar kompetensi tertentu.
b)   Kelemahan Kurikulum 2013 : Pemerintah seolah melihat semua guru dan siswa memiliki kapasitas yang sama dalam kurikulum 2013. Guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pengembangan kurikulum 2013, tidak ada keseimbangan antara orientasi proses pembelajaran dan hasil dalam kurikulum 2013. Keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan ujian nasional (UN) masih diberlakukan, pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang pendidikan dasar tidak tepat, karena rumpun ilmu pelajaran-pelajaran tersebut berbeda.
.
Daftar Pustaka
Sukamdinata, S. Nana. Pengembangan Kurikulum teori dan Praktek. Remaja Rosda karya. 2006: Bandung
Kunandiar. Guru Implementasi Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan sukses dalam sertifikasi guru. Rajawali Press. Devisisi buku Perguruan Tinggi. Raja Grapindo Persada. 2007: Jakarta.
                                           
                                              Proses belajar mengajar kurikulum 2013



49 komentar:

  1. Bisa di jelaskan bu itu gambar yg paling bawah ibu guru lg ngapain? 😄✌

    BalasHapus
  2. Bisa di jelaskan bu itu gambar yg paling bawah ibu guru lg ngapain? 😄✌

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu salah satu proses pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 dengan materi anggota tubuh.

      Hapus
  3. Kurikulum 2013 tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global.sifat pembelajaran kontekstual, kelemahan kurikulum 2013 yaitu banyak guru beranggapan bahwa di kurikulum 2013 ini guru tidak perlu menjelaskan, sebagaian guru belum siap, konsep pendekatan scientific masih belum dihadapi, keterampilan merancang rpp dan penilaian autentik belum sepenuhnya dikuasai oleh guru,guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pengembangan kurikulum 2013.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar jd tidak semua guru kita telah mendapatkan pendidikan mengenai pelaksanaan kurukulum 2013 ini ditambah lagi dengan ketidaksiapan pemerintah dalam menyiapkan sarana prasarananya contoh kecilnya saja saat ini dibeberapa sekolah sudah diwajibkan kelas 2 dan 5 melakanakan kurikulum 2013 tapi kenyataannya bagaimana mereka mau melaksanakan kalau sampai saat ini bukunya saja tidak ada

      Hapus
    2. iya memang benar tapi pemerintah pun telah berupaya dengan diadakannya pelatihan pelatihan tentang pelaksanaan kurikulum 2013, agar sebelum diterapkan disekolah sekolah para pendidik mendapatkan bekal yang cukup untuk melaksanakan kurikulum k13.

      Hapus
  4. min. kalo k13 di sekolah pedesaan lebih banyak kelebihan apa kekurangannya,? mohon penjelasannya mimin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimakasih atas pertanyaan saudara. Sebetulnya sama saja mau sekolah diperdesaan atau sekolah diperkotaan. karna yang menjadi tolak ukur berhasil atau tidaknya kurikulum itu adalah GURU. tingkat kecerdasan guru dalam memahami kurikulum 2013, kecerdasan guru dalam menguasai materi dan kreatifitas guru dalam mengajar itu dapat berdampak berhasil atau tidaknya kurikulum 2013.
      jadi, jawaban dri pertanyaan saudara k13 di sekolah pedesaan lebih banyak kelebihan apa kekurangannya tergantung dari guru itu sendiri.
      Trimakasih

      Hapus
  5. kurikulum 2013 apakah udah mearata diterapkan di semua pendidikan di indonesia min?atau cuma sekolah tertentu saja yang menggunakan kurikulum 2013?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau untuk sekarang yang saya tau masih tahap uji coba hanya beberapa sekolah yang terpilih sebagai sekolah percontohan menggunakan kurikulum 2013. yang mana tujuannya sebagai evaluasi terhadap kurikulum itu sendiri dan bisa atau tidak kah diterapkan disemua sekolah yang ada.

      Hapus
  6. kurikulum 2013 yang berbasis karakter dan kompetensi boleh jadi mendasari pengembangan kemampuan-kemampuan lain. Karena kurikulum ini mampu terlihat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar, selain siswa lebih aktif lagi dalam belajar, siswa juga dalam kurikulum ini bisa lebih dapat mengembangkan berbagai kompetensi sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

      Hapus
  7. k13 guru kurang paham dalam proses penilaian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang benar masih banyak guru yang belum mengerti tentang penilaian kurikulum 13, karna begitu banyak yang harus dinilai pada setiap anak.

      Hapus
  8. Kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis karakter

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali bu, dan berpusan langsung pada peserta didik.

      Hapus
  9. ass, numpang diskusi bagaimana jika disekolah kita belum siap secara prasara dalam mengimplementasikan kurikulum k13, langkah apa yang tepat dalam menyelesaikan problema dilapan tersebut? mohon bantuannya mbak monic

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya pak malik, persoalan pelaksanaan kurikulum 2013 bukan soal siap atau tidak siapnya melainkan sekolah yang sudah ditunjuk wajib menyelenggarakan kurikulum 2013.langkah yang perlu di lakukan yaitu guru dan kepala sekolah harus bekerja sama untuk menyusun apa saja yang akan di butuhkan untuk kurikulum tersebut agar bisa menyukseskan kurikulum 2013.contohnya mengikuti workshop, dan pendampingan k13,pertemuan antar sekolah yg mengunakan k13.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  10. Kurikulum 13 blm semua sekolah menerapkan karena masih ada kendala seperti pendistribusian buku dari pemerintah yang tidak merata ke sekolah - sekolah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar bu, tetapi pemerintah telah berupaya untuk menerapkan kurikulum 13 dengan mengadakan pelatihan pelatihan k13, dll. walaupun melum maksimal dilaksanakan.

      Hapus
  11. Harus selalu optimis dengan perubahan kurikulum.Semangat ingin tahu,ingin mencoba,dan mau berbuat kunci keberhasilan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar sekali bu, dengan kita mau mencoba dan mau berbuat kita dapat melakukan perubahan yang lebih baik.

      Hapus
  12. Kelemahan dan kelebihan pasti akan selalu ada dan merupakan hal biasa, terlebih implementasi Kurikulum 2013 yang dianggap sebagai solusi untuk menghadapi bonus demografi Indonesia 2045. Tergantung individu masing masing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. diharapkan dari kelemahan-kelemahan kurikulum yang ada, dapat menjadi tolak ukur agar kurikulum kedepannya dapat lebih baik lagi.

      Hapus
  13. dalam mencapai suatu tujuan tentu ada proses, dalam setiap proses tentulah mengalami masalah yang harus dicarikan solusinya, dan tidak terlepas pada kurikulum yang kita jalankan sekarang ini, tentu banyak kendala.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar dari kendala-kendala tersebut menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk menciptakan kurikulum yang lebih baik lagi.

      Hapus
  14. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya inilah yang menjadi salah satu keunggulan Kurikulum 2013

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak, diharapkan k13 dapat menjadi acuan untuk pendidikan yang lebih baik.

      Hapus
  15. Masih banyak guru yang tidak memahami proses penerapan k13 di sekolah dasar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar bu, untuk itu pemerintah sedang menjalankan pelatihan-pelatihan k13, agar pendidik dapat memahami dan menerapkan k13 dengan baik.

      Hapus
  16. memang benar pemerintah membuat kurikulum itu pastinya untuk proses pembelajaran lebih baik, kembali lagi dengan guru, apakah bisa menerapkan kurikulum tersebut atau tidak. semoga guru2 Indonesia di kota maupun di desa bisa membuat proses pembelajaran lebih baik lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin... dengan diadakannya pelatihan k13 oleh pemerintah dan ditambah dengan kreatifitas guru dalam mengajar, diharapkan mampu memberikan pengajaran yang baik bagi peserta didik.

      Hapus
  17. Salah satu karakteristik kurikulum 2013 mengembangkan sikap,pengetahuan,dan keterampilan serta menerapkan dalam berbagai situasi sekolah dan masyarakat

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya inilah yang menjadi salah satu keunggulan Kurikulum 2013. hehehe

      Hapus
  18. kurikulum berarti sebuah usaha yang menyeluruh yang dibuat khusus oleh pihak sekolah sebagai acuan bagi para siswanya agar dapat mencapai tujuan pendidikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak, dan dengan didukung dengan kreatifitas guru dalam mengajar.

      Hapus
  19. Dalam pengembangan kurikulum, perlu menggunakan beberapa prinsip yang dijadikan sebagai acuan agar kurikulum yang dihasilkan itu memenuhi harapan stakeholders pendidikan yang meliputi siswa, pihak sekolah, orangtua, masyarakat pengguna lulusan dan pemerintah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar, keikut sertaan semua pihat tersebut diharapkan mampu menciptakan kurikulum pendidikan yang lebih baik.

      Hapus
  20. Kurikulum k-13...sangat baik untuk meningkatkan karakter siswa agar lebih baik...

    BalasHapus
  21. Setelah membaca postingan konsep dasar kurikulum tentang kurikulum berbasis kompetensi tentu memiliki keunggulan dan keunggulan apa jika dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. keunggulan Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan yang bersifat alamiah (kontekstual) karena berfokus dan bermuara pada hakekat peserta didik untuk mengembangkan berbagai kompetensi sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

      Hapus
    2. dan keunggulan k13 berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

      Hapus
  22. setelah membaca postingan konsep dasar kurikulum tentu memiliki kelebihan dan kelemahan nya tersendiri, untuk itu kurikulum harus senantiasa di kembangkan dan di sempurnakn lg agar sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi pada saat sekarang ini, dan memang benar kurikulum sebagai acuan atau pedoman bagi kit selaku seorang pendidik...

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar bu, untuk itu mari kita masa-sama memajukan pendidikan diindonesia.

      Hapus
  23. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan isi pelajaran, bahan kajian, dan cara penyampaian serta penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, dan juga kurikulum sebagai suatu konsep yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performasi tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta didik.

      Hapus