Komponen – Komponen Kurikulum
Menurut Abdul Majid, dan Dian Andayani (2006:130), komponen
adalah bagian yang integral dan fungsional yang tidak terpisahkan dari suatu
sistem kurikulum karena komponen itu sendiri mempunyai peranan dalam
pembentukan sistem kurikulum. Seperti halnya dalam sistem manapun, kurikulum
harus mempunyai komponen lengkap dan fungsional baru bisa dikatakan baik.
Sebaliknya kurikulum tidak dikatakan baik apabila didalamnya terdapat komponen
yang tidak lengkap sekarang dipandang kurikulum yang tidak sempurna.
Menurut Nasution (1993:131), komponen
kurikulum ada 4 yaitu : Tujuan, Bahan Pelajaran, Proses, dan Penilaian. Berikut
ini akan di uraikan secara singkat mengenai komponen-komponen tersebut.
1. Komponen Tujuan
Menurut
Dakiir
(2004:23), tujuan merupakan hal paling penting dalam proses
pendidikan.yaitu hal yang ingin dicapai secara keseluruhan, yang meliputi :
- Tujuan domain kognitif yaitu tujuan yang mengarah pada pengembangan akal dan intelektual peserta didik.
- Tujuan domain afektif yaitu tujuan yang mengarah pada penggerakan hati nurani para peserta didik.
- Tujuan domain psikomotor yaitu tujuan yang menngarah pada pengembangan ketrampilan jasmani peserta didik.
Menurut Oemar Hamalik (1994:24), setiap mata
pelajaran mempunyai tujuan sendiri dan berbeda dengan tujuan yang hendak
dicapai oleh mata ajaran lainnya. Tujuan mata pelajaran merupakan penjabaran
dari tujuan kurikulum dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
2. Komponen Isi dan Struktur Progam atau Materi
Menurut Nana
Syaodih Sukmadinata (2010:102), Komponen materi adalah komponen yang didesain
untuk mencapai komponen tujuan. Yang dimaksud dengan komponen materi adalah
bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan
keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai
komponen tujuan.
Isi atau materi tersebut berupa materi-materi bidang
studi, seperti matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan sebagainya.
Bidang-bidang tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang maupun jalur pendidikan
yang ada. Bidang-bidang tersebut biasanya telah dicantumkan dalam struktur
program kurikulum sekolah yang bersangkutan (Subandijah,
1992:5).
3. Komponen Metode
Menurut Muhammad
Zaini (2009:79), Strategi dan metode merupakan komponen ketiga dalam pengembangan
kurikulum. Komponen ini merupakan komponen yang memiliki peran sangat penting,
sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. Strategi merujuk pada
pendekatan dan metode serta peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran.
Tetapi pada hakikatnya strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu
saja. Pembicaraan strategi pengajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam
melaksanakan pengajaan, mengadakan penilaian, pelaksanaan bimbingan dan
mengatur kegiatan, baik yang secara umum berlaku maupun yang bersifat khusus
dalam pengajaran.
4. Komponen Evaluasi atau Penilaian
Menurut Lias
Hasibuan (2010:38), Komponen evaluasi adalah komponen kurikulum yang dapat
diperbandingkan seperti halnya penjaga gawang dalam permainan sepak bola,
memfungsikan evaluasi berarti melakukan seleksi terhadap siapa yang berhak
untuk diluluskan dan siapa yang belum berhak diluluskan, karena itu siswa yang
dapat mencapai targetlah yang berhak untuk diluluskan,sedangkan siswa yang
tidak mencapai target (prilaku yang diharapkan) tidak berhak untuk diluluskan. Menurut Hamid Syarif (2009:108), Evaluasi
kurikulum dimaksudkan menilai suatu kurikulum sebagai program pendidikan untuk
menentukan efisiensi, efektivitas, relevansi, dan produktivitas program dalam
mencapai tujuan pendidikan. Efisiensi berkenaan dengan penggunaan waktu,
tenaga, sarana dan sumber-sumber lainnya secara optimal. Efektivitas berkenaan
dengan pemilihan atau penggunaan cara atau jalan utama yang paling tepat dalam
mencapai suatu tujuan. Relevansi berkenaan dengan kesesuaian suatu program dan
pelaksanaannya dengan tuntutan dan kebutuhan baik dari kepentingan masyarakat
maupun peserta didik. Produktivitas berkenaan dengan optimalnya hasil yang
dicapai dari suatu program (Nana
Sudjana, 2005:49).
Kesimpulan
Komponen
adalah bagian yang integral dan fungsional yang tidak terpisahkan dari suatu
sistem kurikulum karena komponen itu sendiri mempunyai peranan dalam
pembentukan sistem kurikulum
Karena
kurikulum dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang,
yang memiliki susunan anatomi tertentu. Jadi, komponen kurikulum merupakan
bagian-bagian atau unsur-unsur kurikulum yang telah direncanakan untuk
mencapai tujuan pendidikan tertentu
Kurikulum
dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang, yang
memiliki susunan anatomi tertentu. Unsur atau komponen-komponen dari anatomi
tubuh kurikulum yang utama adalah tujuan, isi atau materi, proses atau sistem
penyampaian dan media, serta evaluasi. Komponen-komponen tersebut berkaitan
erat satu sama lain.
Daftar
Pustaka
Dakiir, Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum,
yogyakata: PT Rhineka Cipta. 2004:23.
Hamalik, Oemar.. Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung
: Bumi Aksara.
1994:9. 2008
Hasibuan, Lias. Kurukulum
dan Pemikiran Pendidikan. Jakarta:
Gaung Persada Press. 2010
Majid Abdul , dan
Andayani Dian, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Remaja
Rosda Karya, Bandung, 2006hal.130
Nasution. Pengembangan Kurikulum. Bandung : Citra
Aditya Bakti.
1993:131
Subandijah. Pengembangan dan Inovasi Kurikulum. Jakarta
: RajaGrafindo Persada. 1992
Sudjana Nana, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum
di Sekolah, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2005, hal. 49
Sukmadinata, Syaodih, Nana. Pengembangan Kurikulum; Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
2010
Syarif, Hamid. Pengembanagan Kurikulum,
Pasuruan: Garoeda Buana Indah, 2009
Zaini, Muhammad. Pengembangan
Kurikulum; Konsep Implementasi, Evaluasi dan Inovasi. Yogyakarta: Teras.
2009
Komponen pengembangan kurikulum diperlukan untuk pembelajaran yang lebih baik
BalasHapusiya benar. dengan penerapan komponen kurikulum yang baik diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di indonesia.
HapusKomponen kurikulum merupakan satu kesatuan yg saling menunjang dalm pelaksanaan kurikulum yg lebih baik.
BalasHapusbenar sekali bu.
Hapuskomponen mana yg lebih penting dari penjabaran diatas ?
BalasHapusKomponen yang lebih penting yaitu komponen metode merupakan komponen ketiga dalam pengembangan kurikulum. Komponen ini merupakan komponen yang memiliki peran yang sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. Bagaimana bagus dan idealnya tujuan yang harus dicapai tanpa strategi yang tepat untuk mencapainya, maka maka tujuan itu tidak mungkin dapat tercapai.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusSemua komponen saling keterkaitan dan sama penting,tapi kalau ditanya komponen manakah yang paling penting tentu saja komponen metode karna apa..? Bagaimana kita akan mencapai tujuan kurikulum yang tertuang dalam falsafah negara kita pancasila yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa tampa melalui proses pendidikan yang baik. Komponen metode merupakan implementasi dari pencapaian tujuan kurikulum. Proses yang baik maka akan menghasilkan capaian yang baik pula
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusYang namanya komponen sepertinya satu kesatuan yang saling mendukung bila satu diantaranya lemah atau bahkan tidak ada maka tidak akan berjalan seperti yang diharapkan tentunya hasilnya akan nol
BalasHapusiya benar pak,, dengan demikian pendidik diharapkan dapat mengembangkan komponen-komponen tersebut sehingga menghasilkan pendidik yang berkualitas.
Hapusmenurut pendapat saya komponen kurikulum merupakan bagian yg integral dan fungsional yg tidak dapat terpisahkan dari suatu sistem kurikulum. karena komponen itu sendiri mmpunyai peranan penting dalam pembentukan sistem kurikulum..
BalasHapusiya benar. Karena kurikulum dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang, yang memiliki susunan anatomi tertentu. Jadi, komponen kurikulum merupakan bagian-bagian atau unsur-unsur kurikulum yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu
HapusKomponen isi atau materi pembelajaran merupakan materi yang direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan
BalasHapusbenar pak, dan materi berisi bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai komponen tujuan.
HapusEvaluasi kurikulum memegang peranan penting, baik untuk penentuan kebijakan pendidikan pada umumnya maupun untuk pengambilan keputusan dalam kurikulum itu sendiri. Hasil-hasil evaluasi kurikulum dapat digunakan oleh para pemegang kebijakan pendidikan dan para pengembang kurikulum dalam memilih dan menetapkan kebijakan pengembangan sistem pendidikan dan pengembangan model kurikulum yang digunakan.
BalasHapusbenar bu ulan, dengan adanya evaluasi kita dapat mengetahi kekurangan dan kelebihan dari suatu pengembangan kurikulum.
HapusMateri kurikulum pada hakekatnya adalah isi kurikulum. Dalam Undang-Undang Pendidikan, tentang Sistem Pendidikan Nasional telah ditetapkan bahwa...”Isi kurikulum menerapkan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan pendidikan yang bersangkutan dalam rangka upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional
BalasHapusDan juga komponen materi yang didesain untuk mencapai komponen tujuan, bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai komponen tujuan.
HapusKomponen metode merupakan gambaran dari cara yang ditempuh dalam melaksanakan pengajaan.
BalasHapusbenar pak, sama halnya kita membuat RPP sebelum mengajar.
HapusEvaluasi kurikulum juga bervariasi bergantung pada dimensi2 yg mnjadi fokus evaluasi
BalasHapusbahwa pada hakikatnya semua komponen dalam kurikulum itu memiliki keterkaitan satu sama lain dan tak dapat dipisahkan
BalasHapusYa benar sekali pak malik, semua komponen dlm kurikulum sangat berkaitan tidak dpt dipisahkan
HapusYa benar sekali pak malik, semua komponen dlm kurikulum sangat berkaitan tidak dpt dipisahkan
Hapusiy pengembangn kurikulum dilksanakqn untuk mencpai tujuqn pendidikn nasionl umumny
BalasHapusiya benar bu, dengan adanya pengembangan kurikulum. diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan yang ada.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomponen kurikulum merupakan bagian inti dalam meningkatkan hasil pembelajaran
BalasHapusiya benar sekali bu intan, dengan kreatifitas pendidik dalam mengembangkan komponen kurikulum agar lebih menarik dalam mengajar, diharapkan dapat mengahsilkan peserta didik yang berkualitas.
HapusSemua komponen telah mengarahkan kepada tujuan untuk kesempurnaan dalam proses pembelajaran yang lebih baik
BalasHapusbenar pak, tinggal bagaimana pendidik mengkreasikannya agar menjadi pembelajaran yang menarik.
HapusNah, komponen yang memiliki peran sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. 😊
BalasHapusiya bener bu.
HapusIya...komponen kurikulum sangat bermanfaat utk proses pembelajaran di sekolah...
BalasHapusbenar pak riduan, semoga kedepannya pendidikan diindonesia semakin maju. Aminnn..
HapusDari ketiga tujuan td mnakah yg merupakan TN,TINS,TIS
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusIstilah komponen sangat umum sangat digunakan dalam berbagai bidang,mulai dari komponen komputer,komponen elektronika,komponen ekosistem sampai komponen sikap
BalasHapusbenar bu, itu karena komponen adalah bagian dari suatu sistem yang mempunyai peran penting didalam keseluruhan aspek berlangsungnya suatu proses dalam pencapaian suatu tujuan didalam sistem.
HapusKomponen-komponen kurikulum merupakan suatu sistem,yg mn semua komponen hrs slg menunjang.apabila salah satu komponen itu terganggu mk akan mengganggu pelaksanaan kurikulum
BalasHapusbenar sekali bu, dengan menerapkan semua komponen komponen tersebut diharapkan dapat mningkatkan pendidikan diindonesia.
HapusKomponen yang tidak kalah penting adalah orang tua dan lingkungan. Pemberdayaan orang tua dan lingkungan akan sangat bermanfaat untuk keberhasilan sekolah
BalasHapusbenar pak, itu berarti keberhasilan dalam sekolah dari faktor luar sekolah (orang tua dan Lingkungan).
BalasHapus