Rabu, 25 Oktober 2017

Komponen-komponen Kurikulum



Komponen – Komponen Kurikulum
Menurut Abdul Majid, dan Dian Andayani (2006:130), komponen adalah bagian yang integral dan fungsional yang tidak terpisahkan dari suatu sistem kurikulum karena komponen itu sendiri mempunyai peranan dalam pembentukan sistem kurikulum. Seperti halnya dalam sistem manapun, kurikulum harus mempunyai komponen lengkap dan fungsional baru bisa dikatakan baik. Sebaliknya kurikulum tidak dikatakan baik apabila didalamnya terdapat komponen yang tidak lengkap sekarang dipandang kurikulum yang tidak sempurna.
Menurut Nasution (1993:131), komponen kurikulum ada 4 yaitu : Tujuan, Bahan Pelajaran, Proses, dan Penilaian. Berikut ini akan di uraikan secara singkat mengenai komponen-komponen tersebut.

       1.  Komponen Tujuan
Menurut Dakiir (2004:23), tujuan merupakan hal paling penting dalam proses pendidikan.yaitu hal yang ingin dicapai secara keseluruhan, yang meliputi :

  • Tujuan domain kognitif yaitu tujuan yang mengarah pada pengembangan akal dan intelektual peserta didik.
  •  Tujuan domain afektif yaitu tujuan yang mengarah pada penggerakan hati nurani para peserta didik. 
  • Tujuan domain psikomotor yaitu tujuan yang menngarah pada pengembangan ketrampilan jasmani peserta didik.

Menurut Oemar Hamalik (1994:24), setiap mata pelajaran mempunyai tujuan sendiri dan berbeda dengan tujuan yang hendak dicapai oleh mata ajaran lainnya. Tujuan mata pelajaran merupakan penjabaran dari tujuan kurikulum dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.

      2.  Komponen Isi dan Struktur Progam atau Materi
Menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2010:102), Komponen materi adalah komponen yang didesain untuk mencapai komponen tujuan. Yang dimaksud dengan komponen materi adalah bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai komponen tujuan.
Isi atau materi tersebut berupa materi-materi bidang studi, seperti matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan sebagainya. Bidang-bidang tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang maupun jalur pendidikan yang ada. Bidang-bidang tersebut biasanya telah dicantumkan dalam struktur program kurikulum sekolah yang bersangkutan (Subandijah, 1992:5).

      3.  Komponen Metode
Menurut Muhammad Zaini (2009:79), Strategi dan metode merupakan komponen ketiga dalam pengembangan kurikulum. Komponen ini merupakan komponen yang memiliki peran sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. Strategi merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran. Tetapi pada hakikatnya strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Pembicaraan strategi pengajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam melaksanakan pengajaan, mengadakan penilaian, pelaksanaan bimbingan dan mengatur kegiatan, baik yang secara umum berlaku maupun yang bersifat khusus dalam pengajaran.

     4.  Komponen Evaluasi atau Penilaian
Menurut Lias Hasibuan (2010:38), Komponen evaluasi adalah komponen kurikulum yang dapat diperbandingkan seperti halnya penjaga gawang dalam permainan sepak bola, memfungsikan evaluasi berarti melakukan seleksi terhadap siapa yang berhak untuk diluluskan dan siapa yang belum berhak diluluskan, karena itu siswa yang dapat mencapai targetlah yang berhak untuk diluluskan,sedangkan siswa yang tidak mencapai target (prilaku yang diharapkan) tidak berhak untuk diluluskan. Menurut Hamid Syarif (2009:108), Evaluasi kurikulum dimaksudkan menilai suatu kurikulum sebagai program pendidikan untuk menentukan efisiensi, efektivitas, relevansi, dan produktivitas program dalam mencapai tujuan pendidikan. Efisiensi berkenaan dengan penggunaan waktu, tenaga, sarana dan sumber-sumber lainnya secara optimal. Efektivitas berkenaan dengan pemilihan atau penggunaan cara atau jalan utama yang paling tepat dalam mencapai suatu tujuan. Relevansi berkenaan dengan kesesuaian suatu program dan pelaksanaannya dengan tuntutan dan kebutuhan baik dari kepentingan masyarakat maupun peserta didik. Produktivitas berkenaan dengan optimalnya hasil yang dicapai dari suatu program (Nana Sudjana, 2005:49).

Kesimpulan
Komponen adalah bagian yang integral dan fungsional yang tidak terpisahkan dari suatu sistem kurikulum karena komponen itu sendiri mempunyai peranan dalam pembentukan sistem kurikulum
Karena kurikulum dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang, yang memiliki susunan anatomi tertentu. Jadi, komponen kurikulum merupakan bagian-bagian atau unsur-unsur kurikulum yang telah direncanakan untuk mencapai  tujuan pendidikan tertentu
Kurikulum dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang, yang memiliki susunan anatomi tertentu. Unsur atau komponen-komponen dari anatomi tubuh kurikulum yang utama adalah tujuan, isi atau materi, proses atau sistem penyampaian dan media, serta evaluasi. Komponen-komponen tersebut berkaitan erat satu sama lain.


Daftar Pustaka
Dakiir, Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum, yogyakata: PT Rhineka Cipta. 2004:23.

Hamalik, Oemar.. Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung : Bumi Aksara. 1994:9. 2008

Hasibuan, Lias. Kurukulum dan Pemikiran Pendidikan.  Jakarta: Gaung Persada Press. 2010

Majid Abdul , dan  Andayani Dian, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Remaja Rosda Karya, Bandung, 2006hal.130

Nasution. Pengembangan Kurikulum. Bandung : Citra Aditya Bakti. 1993:131

Subandijah. Pengembangan dan Inovasi Kurikulum. Jakarta : RajaGrafindo Persada. 1992

Sudjana Nana, Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2005, hal. 49

Sukmadinata, Syaodih, Nana. Pengembangan Kurikulum; Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2010

Syarif, Hamid. Pengembanagan Kurikulum, Pasuruan: Garoeda Buana Indah, 2009

Zaini, Muhammad. Pengembangan Kurikulum; Konsep Implementasi, Evaluasi dan Inovasi. Yogyakarta: Teras. 2009

45 komentar:

  1. Komponen pengembangan kurikulum diperlukan untuk pembelajaran yang lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar. dengan penerapan komponen kurikulum yang baik diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di indonesia.

      Hapus
  2. Komponen kurikulum merupakan satu kesatuan yg saling menunjang dalm pelaksanaan kurikulum yg lebih baik.

    BalasHapus
  3. komponen mana yg lebih penting dari penjabaran diatas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komponen yang lebih penting yaitu komponen metode merupakan komponen ketiga dalam pengembangan kurikulum. Komponen ini merupakan komponen yang memiliki peran yang sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. Bagaimana bagus dan idealnya tujuan yang harus dicapai tanpa strategi yang tepat untuk mencapainya, maka maka tujuan itu tidak mungkin dapat tercapai.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Semua komponen saling keterkaitan dan sama penting,tapi kalau ditanya komponen manakah yang paling penting tentu saja komponen metode karna apa..? Bagaimana kita akan mencapai tujuan kurikulum yang tertuang dalam falsafah negara kita pancasila yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa tampa melalui proses pendidikan yang baik. Komponen metode merupakan implementasi dari pencapaian tujuan kurikulum. Proses yang baik maka akan menghasilkan capaian yang baik pula

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Yang namanya komponen sepertinya satu kesatuan yang saling mendukung bila satu diantaranya lemah atau bahkan tidak ada maka tidak akan berjalan seperti yang diharapkan tentunya hasilnya akan nol

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar pak,, dengan demikian pendidik diharapkan dapat mengembangkan komponen-komponen tersebut sehingga menghasilkan pendidik yang berkualitas.

      Hapus
  7. menurut pendapat saya komponen kurikulum merupakan bagian yg integral dan fungsional yg tidak dapat terpisahkan dari suatu sistem kurikulum. karena komponen itu sendiri mmpunyai peranan penting dalam pembentukan sistem kurikulum..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar. Karena kurikulum dapat diumpamakan sebagai suatu organisme manusia ataupun binatang, yang memiliki susunan anatomi tertentu. Jadi, komponen kurikulum merupakan bagian-bagian atau unsur-unsur kurikulum yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu

      Hapus
  8. Komponen isi atau materi pembelajaran merupakan materi yang direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak, dan materi berisi bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai komponen tujuan.

      Hapus
  9. Evaluasi kurikulum memegang peranan penting, baik untuk penentuan kebijakan pendidikan pada umumnya maupun untuk pengambilan keputusan dalam kurikulum itu sendiri. Hasil-hasil evaluasi kurikulum dapat digunakan oleh para pemegang kebijakan pendidikan dan para pengembang kurikulum dalam memilih dan menetapkan kebijakan pengembangan sistem pendidikan dan pengembangan model kurikulum yang digunakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar bu ulan, dengan adanya evaluasi kita dapat mengetahi kekurangan dan kelebihan dari suatu pengembangan kurikulum.

      Hapus
  10. Materi kurikulum pada hakekatnya adalah isi kurikulum. Dalam Undang-Undang Pendidikan, tentang Sistem Pendidikan Nasional telah ditetapkan bahwa...”Isi kurikulum menerapkan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan pendidikan yang bersangkutan dalam rangka upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional 

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan juga komponen materi yang didesain untuk mencapai komponen tujuan, bahan-bahan kajian yang terdiri dari ilmu pengetahuan, nilai, pengalaman dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam proses pembelajaran guna mencapai komponen tujuan.

      Hapus
  11. Komponen metode merupakan gambaran dari cara yang ditempuh dalam melaksanakan pengajaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak, sama halnya kita membuat RPP sebelum mengajar.

      Hapus
  12. Evaluasi kurikulum juga bervariasi bergantung pada dimensi2 yg mnjadi fokus evaluasi

    BalasHapus
  13. bahwa pada hakikatnya semua komponen dalam kurikulum itu memiliki keterkaitan satu sama lain dan tak dapat dipisahkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya benar sekali pak malik, semua komponen dlm kurikulum sangat berkaitan tidak dpt dipisahkan

      Hapus
    2. Ya benar sekali pak malik, semua komponen dlm kurikulum sangat berkaitan tidak dpt dipisahkan

      Hapus
  14. iy pengembangn kurikulum dilksanakqn untuk mencpai tujuqn pendidikn nasionl umumny

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar bu, dengan adanya pengembangan kurikulum. diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan yang ada.

      Hapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Komponen kurikulum merupakan bagian inti dalam meningkatkan hasil pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar sekali bu intan, dengan kreatifitas pendidik dalam mengembangkan komponen kurikulum agar lebih menarik dalam mengajar, diharapkan dapat mengahsilkan peserta didik yang berkualitas.

      Hapus
  17. Semua komponen telah mengarahkan kepada tujuan untuk kesempurnaan dalam proses pembelajaran yang lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak, tinggal bagaimana pendidik mengkreasikannya agar menjadi pembelajaran yang menarik.

      Hapus
  18. Nah, komponen yang memiliki peran sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum. 😊

    BalasHapus
  19. Iya...komponen kurikulum sangat bermanfaat utk proses pembelajaran di sekolah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pak riduan, semoga kedepannya pendidikan diindonesia semakin maju. Aminnn..

      Hapus
  20. Dari ketiga tujuan td mnakah yg merupakan TN,TINS,TIS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  21. Istilah komponen sangat umum sangat digunakan dalam berbagai bidang,mulai dari komponen komputer,komponen elektronika,komponen ekosistem sampai komponen sikap

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar bu, itu karena komponen adalah bagian dari suatu sistem yang mempunyai peran penting didalam keseluruhan aspek berlangsungnya suatu proses dalam pencapaian suatu tujuan didalam sistem.

      Hapus
  22. Komponen-komponen kurikulum merupakan suatu sistem,yg mn semua komponen hrs slg menunjang.apabila salah satu komponen itu terganggu mk akan mengganggu pelaksanaan kurikulum

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali bu, dengan menerapkan semua komponen komponen tersebut diharapkan dapat mningkatkan pendidikan diindonesia.

      Hapus
  23. Komponen yang tidak kalah penting adalah orang tua dan lingkungan. Pemberdayaan orang tua dan lingkungan akan sangat bermanfaat untuk keberhasilan sekolah

    BalasHapus
  24. benar pak, itu berarti keberhasilan dalam sekolah dari faktor luar sekolah (orang tua dan Lingkungan).

    BalasHapus